Belajar Sukses dari keprihatinan

Apa yang dimaksud belajar? Secara umum menurut saya belajar adalah proses menambah pengetahuan diri untuk menjadi lebih baik. Oleh karenanya dalam belajar terkadang semakin kita mendalami pengetahuan maka kita akan merasa bodoh dan menyadari hanya ALLAH-lah yang Pemilik segalanya.

Beberapa waktu yang lalu saya membaca dan melihat sahabat saya berjalan-jalan ke luar negeri, padahal baru beberapa tahun yang lalu masih bersama saya bergurau dan berdiskusi tentang banyak hal. Hal itu juga terjadi pada banyak sahabat saya yang lain bahkan mungkin sahabat anda juga, yang mengalami perubahan dari waktu yang lalu hingga sekarang kita mengetahui kabarnya.

success jiwaku931 selamethariadi.com
Ilustrasi Success (dok. jiwaku931)

Dalam hal beragama kita akan mendapatkan sebuah hal dimana setiap orang yang beriman dan berbuat baik akan mendapat balasan yakni seperti Surga. Namun kita ketahui bersama kalau Surga diperoleh dengan perjuangan menaati peraturan atau perintah ALLAH dan menjuhi larangan-NYA.

Nah, apa hubungannya cerita saya tentang belajar lalu kesuksesan sahabat saya hingga agama di atas tadi? Berangkat dari judul saya ingin menasehati kepada diri saya dan juga untuk sahabat semuanya bahwa kesuksesan itu diperoleh dari keprihatinan. Seperti dalam kita beragama, kita ingin Sukses mendapatkan Surga? Maka tentunya kita harus patih dan taat pada perintah ALLAH dan menjauhi larangan-NYA. Seperti cotohnya adalah puasa, puasa yang kita lakukan 13 jam hingga ada yang 17 jam atau lebih itu untuk apa? Ibadah puasa yang kita lakukan sebenarnya adalah untuk diri kita sendiri, yakni secara ilmu kesehatan untuk kesehatan kita.

Bila kita membaca pengalaman hidup orang-orang sukses ternyata mereka melewati hal keprihatinan ini. Jadi untuk hidup kita jika kita merasa hidup nyaman saja tanpa ada perjuangan perbaikan maka kita perlu mengecek hidup kita. Paling tidak dengan kita menjalankan Perintah agama, seperti dalam Islam yakni Sholat. Dengan kita meluangkan waktu untuk sholat adalah sarana untuk memperbaiki hidup kita. Pun demikian dengan puasa, puasa mengajarkan tentang makanan itu ternyata penting bagi kita serta mengajarkan tentang bagaimana rasanya menjadi orang yang kelaparan. Itulah pelajaran kita untuk mencapai sukses dari keprihatinan. Seiring bertambahnya waktu Semoga kita selalu dimampukan oleh ALLAH untuk menjadi LEBIH BAIK… aamiiin…

Semoga Bermanfaat, salam Be Best Together!

SelametHariadi.com search terms:

  • belajar sukses dari keprihatinan
  • Apa saja keprihatinan kita dalam hidup beragama
  • belajar dari keprihatinan
  • kesuksesan dalam keprihatinan

Your email address will not be published. Required fields are marked *