Info Menarik

Omah Kayu Malang, destinasi Rumah Wisata di Hutan

Awalnya saya penasaran dengan Omah Kayu Malang. Apakah seperti rumah dengan bahan bangunannya kayu? Atau semacam rumah yang jadi museum? Hal ini berawal dari obrolan dengan Mas Iwan, pengelola Daun Coklat Cafe. Setelah sampai di destinasi wisata ini, saya pun bisa mengerti apa yang dikatakan mas Iwan. Begini reportasenya…

Continue reading Omah Kayu Malang, destinasi Rumah Wisata di Hutan

SelametHariadi.com search terms:

  • tulisan singkatan 10k yg benar

Kebun Wisata Strawberry, Petik Sendiri dan Dapat Jus!

Suasana semakin sore, matahari mulai malu menampakkan diri. Alhasil, langit kian berubah menjadi tak terang lagi. Saya bersama rekan, selepas dari Rabbit Field/Taman Kelinci diajak Pak Ali (pengelola Teman kelinci) ke Bukit/Kebun Wisata Strawberry.

Continue reading Kebun Wisata Strawberry, Petik Sendiri dan Dapat Jus!

Travelling ke Rabbit Field, Jangan Tarik Telinga Kelinci

Jangan tarik telinga kelinci! Itulah sebuah nasehat dari Pak Ali, pengelola Rabbit Field (Taman kelinci). Saya berkesempatan menikmati tempat ini dan ngobrol dengan Pak Ali selaku Pengelola. Selain itu ada Pak Budi Santoso, pemilik lahan dan manajemen “Plaza Garden” yang memiliki beberapa destinasi wisata di Malang.

Continue reading Travelling ke Rabbit Field, Jangan Tarik Telinga Kelinci

SelametHariadi.com search terms:

  • rabbit field

Mau jadi Penulis Buku, ikuti 5 Tahapan Menulis Buku ini!

Jika kita tahu Tahapan Menulis Buku, cukup panjang. Namun secara garis besar ada 5 tahapan penting. Tahapan ini secara ringkas adalah Pre-Writing, Writing, Reading, Editing dan Publishing. Continue reading Mau jadi Penulis Buku, ikuti 5 Tahapan Menulis Buku ini!

Air Terjun Coban Rondo Malang, Indah dan Cantik

 

Pernah ke Air Terjun Coban Rondo Malang? Ehm.. bagi Anda yang berkunjung ke wisata Malang atau Batu, rasanya tempat ini merupakan Air terjun yang cukup popular sebagai destinasi wisata untuk dikunjungi. Letaknya pun bisa dibilang cukup strategis. Wilayahnya cukup besar dan sekarang cukup banyak perkembangan disana sini.

Continue reading Air Terjun Coban Rondo Malang, Indah dan Cantik

Dancok Cafe Malang, nama Café yang bikin Gatel Telinga?

Sebelum ke Dancok Cafe Malang, Suasana Kota batu pagi itu cukup sejuk. Jalanan belum begitu macet dipenuhi kendaraan. Saya bersama rekan Malang Citizen ada agenda jalan-jalan ke beberapa tempat di wilayang Batu dan Malang. Titik kumpul yang kami sepakati adalah Alun-Alun Kota Batu. Tempat yang cukup popular bagi wisatawan dan penduduk setempat.

Continue reading Dancok Cafe Malang, nama Café yang bikin Gatel Telinga?

SelametHariadi.com search terms:

  • dancok cafe malang

Mengenal Vlog dan Inovasi Perbankan bersama Blogger Malang

Apa itu Vlog? Apa itu dompet elektronik di smartphone? 2 hal ini saya temui di “Ngobrol Bareng Blogger Malang” yang dibahas tentang Vlog atau Online Video Maker dan banyak Inovasi Perbankan. Jika Vlog adalah semacam hal yang mulai menjadi trends, di sisi lain inovasi perbankan perlu diketahui banyak orang agar kita bisa mudah pula mengatur uang hingga transaksi di jaman serba online dan cardless ini. Berikut reportase saya, semoga manfaat.

Continue reading Mengenal Vlog dan Inovasi Perbankan bersama Blogger Malang

Belajar Food Photography dan SEO di Warung Khas Batu

Tahukah Anda tentag Food Photography? Ini merupakan hal penting bagi Anda yang menulis di dunia online. Saya berkesempatan menimba ilmu tersebut dari beberapa rekan saat pertemuan kami di daerah Batu. Berikut ulasannya…

 

Resepsionis Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Resepsionis Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Food Photography bagi Foodblogger

Foto merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang tulisan. Bahkan foto kadang bisa lebih mendominasi daripada tulisan itu sendiri. Dari Foto bisa banyak makna di dalamnya jika dilakukan elaborasi. Dari 1 foto bisa menjadi banyak arti, dengan banyak arti ini bisa terhimpun dalam kata-kata.

Belajar Food Photography Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Belajar Food Photography Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Bagi para blogger atau penulis, apalagi mereka yang lebih suka pada dunia makanan melakukan foto menjadi kebutuhan tersendiri. Mereka yang lebih suka menulis tentang kuliner, menjadi penting mengetahui teknik fotografi yang tepat bisa membuat foto menggairahkan yang bisa menunjang tulisan.

Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Oleh karena pentingnya pengetahuan tentang food photography, saya berkesempatan mendapat banyak ilmu tentang hal ini saat berkumpul bersama rekan dari malang citizen. Mas Misbah dan mbak Ivon serta rekan lainnya memberikan pengelamannya tentang food photography. Pencahayaan merupakan hal yang penting dalam fotografi. Foto yang tepat kate mbak Ivon akan membuat foto makanan tersebut menggairahkan.

Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Melakukan foto menggunakan kamera handphone ternyata ada trik khusus. Garis bantu pada kamera handphone ternyata memiliki fungsi sebagai titik fokus foto atau Point of Interest (POI). Dengan titik fokus ini bisa membuat fokus foto yang baik dimana agar foto menjadi lebih menarik.

 

Mengenal Warung Khas Batu

Warung Khas Batu merupakan tempat kami berkumpul kemarin untuk sharing. Alamat Warung Khas Batu ada di Jl. Sultan Agung No.29, Sisir, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur 65314. Lokasi ini merupakan lokasi yang cukup strategis karena dekat dengan berbagai tempat wisata di kota Batu.

Warung Khas Batu bergabung dalam grup usaha The Batu Villas. Tempat kuliner ini terbuka untuk umum, bukan hanya pelanggan hotel. Jadi bagi yang di dekat dengan lokasi wisata ingin mendapat makanan dengan harga bersahabat bisa ke tempat ini.

Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Menu Andalan Warung Khas Batu

Menu andalan Warung Khas Batu menurut Kang Asep Manajer Marketing Warung Khas Batu adalah Nasi Goreng Jawa. Dari daftar menu cukup banyak pilihan Nasi Goreng. Bagi Anda penyuka nasi goring bisa memilih menu nasi goring racikan lainnya selain andalan Warugn Khas Batu yakni Nasi Goreng Jawa.

Saya sendiri mencoba Nasi Goreng Rempah. Warna nasinya agak berbeda dengan nasi goring lainnya, hal ini bisa jadi karena bumbu rempah yang ada pada nasi goring rempah ini. Pilihan menu lainnya bisa dicoba pula jika kurang suka dengan nasi goreng. Saya mencoba mie yang ternyata cukup enak pula.

Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Hasil belajar Food Photography di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

 

Tampilan Menu, Catatan Waitress dan Menu Fresh!

Hal yang unik coba saya tangkap dari Warung Khas Batu ini. Hal awal jika masuk lokasinya adalah adanya karambol dan billiard sebagai alat permainan yang menyenangkan sambil menunggu menu dihidangkan. Saya sempat bermain bersama rekan lainnya sambil menunggu rekan lainnya datang untuk berkumpul.

Tampilan Menu di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Tampilan Menu di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Selain alat main tersebut, ada pula semacam kolam yang pengindah mata. Selain hal itu yang cukup menarik adalah tempilan menu yang dipampang di tempat makan ini. Daftar menu ditulis di papan hitam dengan (seperti) kapur untuk menulisnya. Mbak Sri sempat menanyakan apakah dengan ditulis seperti itu karena menunya bisa berubah-ubah? Namun jawaban kang Asep cukup baik, beliau menjawab bahwa menunya tetap. Nah, tampilan menu seperti ini menjadi tempilan yang antimainstream yang menarik.

Sang Waitress memegang (seperti) Tablet di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Sang Waitress memegang (seperti) Tablet di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Waitress-nya pun dibekali alat (seperti) tablet untuk menulis menu pesanan pelanggan. Ini mengingatkan saya tentang pentingnya pengurangan kertas atau istilahnya paperless. Banyak perusahaan yang juga lebih menggunakan teknologi digital daripada menggunakan kertas yang berpotensi menjadi sampah jika tak lagi terpakai.

Kami datang berombongan harus bersabar menunggu menu pesanan kami hadir di meja. Hal ini karena menurut kang Asep, menu yang ada di Warung Khas Batu adalah menu Fresh; sehingga membuatnya butuh waktu. Untuk menjaga kenyamanan rasa pula, bakso yang ada di Warung Khas Batu diolah sendiri.

Lokasi Santai di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Lokasi Santai di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Billiard di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Billiard di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Karambol di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Karambol di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Tempat Santai di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Tempat Santai di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Tempat Santai di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Tempat Santai di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Sharing SEO yang bersambung…

Selepas sesi Sharing fotografi makanan selesai lalu makan bersama. Lalu mas Assafi berbagi pengetahuannya tentang teknik Search Engine Optimization (SEO). Acara sharing tersebut di Warung Khas Batu ternyata belum selesai, kami melanjutkan sharing tersebut di Homestay-nya mbak Eren. Banyak hal yang didapat dari sharing kami. Lokasi yang cozy sebagai lokasi sharing dan makan di Batu ini bisa jadi tempat makan strategis di Kawasan Wisata Batu. [SH]

Sharing SEO di Warung Khas Batu (dok.pribadi)
Sharing SEO di Warung Khas Batu (dok.pribadi)

Mengenal Vi-Gas dan Teknologi Pelumas di GIIAS

Perkembangan teknologi yang demikian kencangnya juga perlu diimbangi dengan kemempuan menangkap momentum lebih baik. Termasuk dalah satunya adalah pengembangan teknologi di kendaraan perlu diikuti dengan kualitas perawatan kendaraan yang lebih baik. Pelumas menjadi kebutuhan penting bagi kendaraan dewasa ini, oleh karenanya kualitas pelumas juga perlu ditingkatkan.

Continue reading Mengenal Vi-Gas dan Teknologi Pelumas di GIIAS

SelametHariadi.com search terms:

  • resume yang dimaksud di maybank

Uji Jaringan di Surabaya dengan Network Rally

Kebutuhan kecepatan internet mulai meluas di segala lapisan masyarakat. Hal ini seiring banyaknya masyarakat yang memiliki akun media sosial, terlebih perkembangan smartphone yang terus berkembang. Oleh karenanya, perusahaan penyedia jasa telekomunikasi selayaknya memperbaiki dan memperbaharui perangkat jaringannya lebih baik untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Continue reading Uji Jaringan di Surabaya dengan Network Rally

Travelling Kesasar di Tempat Asal Kali Brantas

Travelling namun Apa yang Anda lakukan jika kesasar? Sebagian orang akan menjawab kembali ke jalan awal atau menemukan jalan lain menuju tempat yang dituju. Kesasar juga terjadi pada kami para Blogger Kompasiana Malang (Bolang) yang beberapa waktu lalu melakukan Gathering Bulanan yang kali ini mengambil tempat di Batu tepatnya rumah mbak Eren yang dijadikan Homestay. Para Bolanger berancana menikmati keindahan “Pura Luhur Giri Arjuno”, namun kesasar ke tempat lain. Namun, ada banyak hal asyik di balik kesasarnya kami ini…  Continue reading Travelling Kesasar di Tempat Asal Kali Brantas

SelametHariadi.com search terms:

  • kompasiana 27082015
  • simbol spbu pada area coverage
  • trx tidak di perbolehkan di maybank
  • video alat canggih deteksi kekayaan alam

Apa Arti Logo CE, RoHS dan SNI pada Produk?

CE : Conformité Europeenne (Bahasa Perancis/France Lenguage)

RoHS : Restriction of Hazardous Substances Directive

SNI : Standar Nasional Indonesia

Apa Arti Logo CE dalam Produk?

Tanda CE digunakan untuk meyakinkan bahwa produk tersebut aman untuk dipakai. Tanda tersebut diwajibkan untuk dibubuhkan pada produk-produk tertentu dalam kawasan ekonomi Eropa. Jika tidak dibubuhkan, maka produk tersebut tidak akan diperbolehkan beredar di pasaran.

Tanda CE didesain oleh Arthur Eisenmenger untuk persetujuan pada artikel The Guardian 2001-12-23. Berbagai komponen dengan Penandaan CE pada pokoknya harus mempunyai dimensi vertikal sama dimana tidak boleh kurang dari 5 mm. Penandaan pabrikan dalam perintah agar diizinkan dijual dalam pasar Eropa (dalam anggota 15 negara yang tergabung dalam Uni Eropa (EU), Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein. Demikian Penandaan CE bisa menjadi tanda barang sebagai paspor barang untuk kawasan Eropa. Sebelum Penandaan CE ditandai di produk, syarat pokoknya yaitu industri produk harus dibuktikan dengan mengikuti percobaan dan prosedur sertifikasi. Disamping itu, beberapa langkah administrasi itu bisa diartikan harus menganalis risiko atau komplikasi produk itu maka harus diuji dalam laboratorium.

CE adalah singkatan dari Conformité Europeenne (Bahasa Perancis) yang berarti  “Kesesuaian Eropa” atau produknya sudah memenuhi kualifikasi keamanan di Eropa. Sebuah produk di salah satu kategori produk terkontrol tidak dapat secara legal dijual di Uni Eropa kecuali telah lulus tes untuk menerima tanda CE.

Untuk sebuah perusahaan yang mencoba untuk menjual produk, mendapatkan tanda CE akan membuat semuanya menjadi lebih mudah karena itu berarti Anda dapat menjual produk di mana saja di Uni Eropa. Di Amerika Serikat, produsen perangkat elektronik harus memenuhi persyaratan jenis yang sama untuk mendapatkan persetujuan dari FCC pula.

Untuk barang produk dari negara China ada juga yang tercantum tanda CE, tapi CE ini mempunyai arti lain, yaitu “China Export” yang berarti barang-barang tersebut telah diexport dari China. Cara membedakan mana CE dari China dan mana CE dari Eropa adalah CE Eropa terlihat melingkar.

Apa Arti Logo CE RoHS SNI www.SelametHariadi.com
Logo CE melingkar (dok.emitech)

Apa Arti Logo RoHS dalam Produk?

RoHS merupakan singkatan dari Restriction of Hazardous Substances. Dan secara sederhana dapat dijelaskan bahwa RoHS merupakan suatu kebijakan yang mengatur tentang pengurangan kandungan zat-zat berbahaya yang masuk dalam produk elektronik dan listrik yang dilakukan “diawal siklus produk”. Maksud dari “diawal siklus produk” adalah bahwa penerapan kebijakan RoHS Compliance itu dilakukan mulai dari tahapan perencanaan design produk.

Perlu diketahui bahwa secara umum untuk memproduksi suatu jenis produk (Misal : Thumbdrive atau Flash Disc) itu akan melalui beberapa tahapan proses, misalnya : perencanaan Design product yang meliputi pemilihan material, penentuan dimensi produk, Manufacturing Process Standard, feasibility study, dll. kemudian dilanjutkan dengan uji coba beberapa produk untuk dilakukan IPQ (Initial Part Qualifying) yakni pengukuran 100% dimensi berdasarkan Drawing dan juga pengecekan kelengkapan dokument yang diperlukan, terus dilanjutkan dengan Pre-Production dan akhirnya Mass production (Dihasilkan produk jadi).

Dari Penjelasan di atas pada tahapan pemilihan material tersebut, RoHS Compliance sudah ditempatkan sebagai prioritas utama. Dan pada tahapan IPQ diatas, sebenarnya dapat digunakan sebagai salah satu parameter deteksi untuk mencegah penggunaan material Non RoHS pada produk-produk elektronik dan listrik tersebut.

Dasar Hukum dan Tujuan RoHS

Rekomendasi RoHS Compliance sebagai suatu keharusan untuk semua produk elektronik dan listrik tentunya mempunyai suatu alasan yang jelas. Hal ini diperkuat dengan Keputusan Parlemen Uni Eropa 2002/95/EC yang mengharuskan semua produk elektronik dan listrik dipasaran Uni Eropa “RoHS Compliance”.

Dalam Directive 2002/95/EC, Article 4.1 disebutkan bahwa siapa pun yang mengekspor peralatan elektronik atau listrik ke dalam negara Uni Eropa harus memastikan bahwa peralatan tersebut sudah memenuhi ketentuan RoHS. Untuk negara-negara Uni Eropa mulai efektif diimplementasikan semenjak tanggal 1 July 2006. Adanya kebijaksanaan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan manusia atau lingkungan dan menata ulang pemakaian zat-zat berbahaya dalam produk elektronik dan listrik. Zat-Zat yang dimaksud dengan RoHS dan Maximum Concentration Value (MCV)

Zat-Zat yang dimaksud dengan RoHS sebagaimana tertera dalam Directive (2002/95/EC) adalah :

  1. Lead (Pb) [MCV = 1000 ppm]
  2. Cadmium (Cd) [MCV = 100 ppm]
  3. Mercury (Hg) [MCV = 1000 ppm]
  4. Hexavalent Chromium [MCV = 1000 ppm]
  5. Polybrominated Biphenyls (PBB) [MCV = 1000 ppm]
  6. Polybrominated Diphenyl Ethers (PBDE) [MCV = 1000 ppm]

Jika di Indonesia semua zat-zat diatas lazim disebut dengan Logam Berat.

Area Pengontrolan RoHS

Pada Penjelasan diatas disebutkan bahwa pada tahapan IPQ dapat digunakan sebagai parameter deteksi untuk mencegah penggunaan material Non RoHS. Dan pada dasarnya hal ini bukanlah suatu “harga mati” karena salah satu contoh Quality Control System yang baik adalah adanya penerapan self Inspection pada station atau section masing-masing yang tentunya tetap mempertimbangkan segi “Cost”. Nah, umunya pada perusahaan-perusahaan terkemukan pengontrolan RoHS dapat dilakukan pada :

  1. Receiving Area
  2. Incoming Part Area
  3. Store Area
  4. Production Area
  5. Outgoing Area
  6. Finish Good Area
  7. Shipping Area
  8. Dan Ruangan Lainnya.

Hal ini perlu dilakukan karena tidak menutup kemungkinan akan tercampur dengan material-material atau produk-produk Non RoHS mengingat kebijakan RoHS Compliance baru muncul pada tahun 2002 dan efektif sekitar tahun 2006. Pengontrolan pada area-area selain di IPQ dapat dilakukan dengan membuat garis batas identifikasi RoHS dan juga pengontrolan pada simbol-simbol RoHS Compliance. Untuk pengontrolan di IPQ harus dilakukan dengan pengujian RoHS (X-Ray Machine) dan tidak boleh hanya proses pengechekan kelengkapan dokument RoHS saja.

Bagaimanakah Cara Pengontrolan RoHS?

  1. Mengurangi sampah dari proses pabrik dengan cara pemakaian ulang dan daur ulang material
  2. Pemakaian produk-produk yang hemat energi
  3. Bekerjasama dengan supplier dan customer untuk menggambarkan kebutuhan dan solusi terapan pengurangan atau penghapusan zat-zat berbahaya
  4. Hanya membeli barang-barang yang ramah lingkungan dan memenuhi ketentuan RoHS

Kategori produk yang dipengaruhi ketentuan RoHS

  1. Peralatan besar rumah tangga (misal : AC, Washing Machine, Microwave oven, dll.)
  2. Peralatan kecil rumah tangga (misal : Setrika, Pemanggang roti, Vacuum cleaner, dll.)
  3. Peralatan Telekomunikasi dan Teknologi Informasi (misal : Printer, Telepon, Notebook, Flash Disc, dll.)
  4. Peralatan Hiburan (misal : Radio, Televisi, Video Camera, dll.)
  5. Peralatan Penerangan (misal : Lampu Pijar, dll.)
  6. Perkakas Listrik dan Elektronik (misal : Bor, Gergaji, Mesin jahit, dll.)
  7. Peralatan Olahraga dan Mainan anak (misal : Video game, Mainan kereta listrik, dll.)
  8. Dispenser Otomatis (misal : Hot Drink, dll.)

Apa Arti Logo SNI dalam Produk?

SNI adalah Standar Nasional Indonesia, merupakan suatu dokumen yg berisikan ketentuan teknis, pedoman dan karakteristik kegiatan dan produk yang berlaku secara Nasional untuk membentuk keteraturan yang optimum dalam konteks keperluan tertentu.

Kenapa Produsen Produk harus memenuhi SNI ?

  • Produsen akan mendapatkan kepastian tentang batas-batas ketentuan teknis yang sebaiknya dipenuhi agar produknya dapat diterima oleh pasar ;
  • Pengguna produk dan konsumen akhir mendapatkan kepastian dan jaminan tentang kualitas atau keamanan dari produk yang akan dibelinya ;
  • Kepentingan publik seperti keselamatan publik, keamanan produk, kesehatan masyarakat dan kelestarian fungsi lingkungan hidup.

Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI) memang adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Agar SNI memperoleh keberterimaan yang luas antara para stakeholder, maka SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of good practice, yaitu:

  1. Openess (keterbukaan): Terbuka bagi agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat berpartisipasi dalam pengembangan SNI;
  2. Transparency (transparansi): Transparan agar semua stakeholder yang berkepentingan dapat mengikuti perkembangan SNI mulai dari tahap pemrograman dan perumusan sampai ke tahap penetapannya . Dan dapat dengan mudah memperoleh semua informsi yang berkaitan dengan pengembangan SNI;
  3. Consensus and impartiality (konsensus dan tidak memihak): Tidak memihak dan konsensus agar semua stakeholder dapat menyalurkan kepentingannya dan diperlakukan secara adil;
  4. Effectiveness and relevance: Efektif dan relevan agar dapat memfasilitasi perdagangan karena memperhatikan kebutuhan pasar dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  5. Coherence: Koheren dengan pengembangan standar internasional agar perkembangan pasar negara kita tidak terisolasi dari perkembangan pasar global dan memperlancar perdagangan internasional; dan
  6. Development dimension (berdimensi pembangunan): Berdimensi pembangunan agar memperhatikan kepentingan publik dan kepentingan nasional dalam meningkatkan daya saing perekonomian nasional.

SelametHariadi.com search terms:

  • arti lambang rohs
  • arti simbol standard ce code
  • arti tanda publik area
  • maksud rohs
  • sni roti