PENGGALANGAN DANA ONLINE

Berbagi dengan cara PENGGALANGAN DANA mulai banyak dilakukan, pun demikian secara ONLINE. Hal ini tentunya menjadi kebutuhan bagi setiap lembaga sedekah mengikutinya karena dengan perkembangan teknologi yang semakin maju ini Sedekah tak hanya harus dengan didatangi oleh amil lembaga pengumpul sedekah atau Baitul Maal. Adanya website dan Social Media membuat hal ini semakin mudah, untuk membantu kalangan yang kurang mampu dapat dilakukan dengan Penggalangan Dana Online yang cukup praktis.

Namun demikian kita juga harus melihat jelas siapakah penyelenggara-nya, apakah sudah benar-benar berkualifikasi di bidangnya dan memang sahabat yang melakukan penggalangan dana untuk yang membutuhkan atau mungkin malah untuk mencari keuntungan sendiri. Jika kita melihat hal ini tentu jika kita melihat Lembaga Zakat Dompet Dhuafa adalah lembaga Pengumpul/Pengelola Sedekah dan Zakat yang telah terpercaya di Indonesia. Bahkan jaringan-nya telah sampai ke Luar Negeri seperti di Hongkong, Jepang dan Australia.

 

Pentingnya Membantu Sesama

Terkadang mungkin dari kita berfikir kenapa harus menolong sesama? Apakah ada keuntungan dari membantu sesama? Atau mungkin banyak pertanyaan lain yang membuat kita cenderung kurang memperhatikan sesama. Sahabat, menolong atau saling membantu antar ummat manusia adalah kebutuhan bagi setiap dari kita. Kenapa kebutuhan? ya, hal ini karena kita diciptakan sebagai makhluk sosial. Makhluk yang selayaknya bisa saling bersosialisasi dengan makhluk lainnya entah itu manusia atau lingkungan kita. Atas dasar inilah membantu sesama adalah kebutuhan yang dimiliki oleh semua orang. Lihatlah bagaimana kita tak bisa makan bila tak mengandalkan orang lain yang mengolah makanan, atau mungkin contoh untuk tumbuhan yang tak bisa hidup tanpa bergantungnya kepada udara,air,tanah atau hal lainnya. Hidup ini adalah hidup yang saling membutuhkan dengan yang lain.

Jika kita bersama membaca buku “Makelar Rezeki” karya pak Jamil Azzaini sang Inspirator SuksesMulia kita akan mendapatkan pencerahan akan pentingnya menjadi penyalur bagi kesenangan orang lain. Seperti dalam buku tersebut dikutip dibagian pembukaan Buku yakni dengan Sabda Nabi Muhammad SAW “Sesungguhnya sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat orang lain”. Dari untaian kata indah yang disabdakan Nabi Muhamamad SAW ini kita dapat berlajar bahwa untuk menjadi manusia yang sebaik-baiknya manusia adalah yang bisa memberikan manfaat untuk orang lain. Pak Jamil pernah bercerita pengalamannya saat di seminar Makelar rezeki bahwa bagaimana membantu orang lain itu menyenangkan hati. Seperti yang dilakukan beliau saat di sebuah Minimarket beliau melihat ada anak kecil ingin membeli buku namun karena uangnya tak cukup dan ingin mengumpulkan uang lagi sang anak kecil ini meminta kepada kasir minimarket tersebut untuk tak menjual buku yang dingini anak ini, namun sang kasir memberikan penjelasan bahwa hal itu tak bisa karena buku yang ada harus dipajang. Anak kecil ini pun terlihat sedih. Pak Jamil Azzaini melihat hal demikian lalu berucap pada Kasir minimarket bahwa yang membayar buku yang dinginkan anak tersebut adalah Pak Jamil. Bagaimana respon anak kecil tersebut? Anak kecil tersebut sangat senang sekali dan menceritakan kepada pak Jamil bahwa ia telah punya buku edisi pertama namun belum mampu membaca lanjutannya di edisi kedua, anak itu senang sekali, berterima kasih lalu pergi dengan kesenangannya. Melihat keceriaan anak kecil ini Hati Pak Jamil pun nyaman dan bahagia. Apa hal dapat kita ambil disini? Ternyata dengan membantu sesama maka akan membuat kita juga nyaman dan senang melihat orang lain yang dibantu merasa senang atau bergembira.

PENGGALANGAN DANA ONLINE dengan Marimembantu.org LEMBAGA ZAKAT DOMPET DHUAFA selamethariadi.com buku MAKELAR REZEKI
Buku Makelar Rezeki (Dok. Pribadi)

Mudahnya Sedekah secara Online

Perkembangan teknologi komunikasi membuat perubahan pula bagaimana manusia bersikap dan berinteraksi. Pun demikian dalam dunia Marketing yang memunculkan cara baru yakni Online Marketing. Sedekah yang telah dijelaskan di atas tadi yang dulunya melalui lembaga Pengelola Sedekah yang kita datangi atau dengan jasa amil yang datang ke tempat kita, saat ini berangsur lebih mudah dengan adanya perkembangan di dunia Online seperti praktis dan Mudah sedekah secara Online dengan Marimembantu.org yang membuat kita tak perlu repot mendatangi lembaga pengelola zakat/sedakah atau Baitul Maal. Dalam website tersebut kita dapat dengan mudah untuk memohon bantuan ataupun memberikan bantuan. Hanya berbekal social media twitter dan facebook sudah bisa terdaftar untuk melakukan aktivitas. Untuk pembayaran sumbangan ini dapat dengan mudah dilakukan menggunakan sistem iPaymu. iPaymu adalah sistem pembayaran yang mudah digagas oleh Mas Riyeke Ustadiyanto. Marilah kita sebarkan bagaimana mudahnya PENGGALANGAN DANA ONLINE.

Nama “Maulana Malik Ibrahim” Disingkat, Etiskah?

Bumi berputar seperti biasa dengan porosnya. Kumpulan manusia masih menaungi planet yang begitu nyaman ini. Keindahan alam yang ada tak dapat dilukiskan dengan kata-kata jika Sang Penguasa Alam mempunyai kekuatan yang besar dalam menjalankannya.

Entah mengapa, mungkin ini adalah kurang nyamannya saya dalam banyaknya singkatan yang dirasa kurang pas. Beberapa waktu lalu, atau bahkan sudah cukup lama saya mendengar nama seorang wali disingkat. Memang seperti kebiasaan orang lebih nyaman jika nama yang panjang disingkat. Nama presiden Indonesia disingkat dengan diambil huruf pada permulaan kata di tiap rangkaian nama beliau. Namun persisnya kapan penggunaan nama dengan singkatan itu saya sendiri kurang tahu menahu, mungkin waktu mau maju sebagai presiden dulu.

Bisa dibilang sungguh banyak singkatan nama memang, MM merupakan nama seorang artis legenda dari luar negeri. Hingga nama kelompok pun banyak yang menggunakan kata yang lebih pendek dari yang sebenarnya, yakni dengan penyingkatan kata. Alas an utama kenapa melakukan hal ini, sangat dimungkinkan maksudnya adalah agar mudah di-ingat, atau mungkin juga dalam pengucapan lebih nyaman tanpa mengucapkkannya secara lengkap yang membutuhkan waktu cukup lama.

Saya rasa tak masalah banyak alasan penyingkatan nama.  Namun penyingatan nama ini sebaiknya memang diketahui oleh sang pemilik nama; atau jika nama kelompok yang disingkat maka anggota kelompok tersebut juga mengetahui. Dari sinilah sebenarnya saya merasa kurang nyaman bila nama seorang wali besar atau seseorang dengan nama yang besar penyebar Islam di Indonesia namanya disingkat. Ada protes tersendiri yang mungkin ada di dalam rasa tiap orang berbeda.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, jika kita memiliki teman sebaiknya kita memangggil dengan namanya. Atau jika dengan julukan dan singkatan dari namanya, sang teman kita itu harus mau dan rela tak brkeberatan diperlakukan demikian. Namun, bila teman kita tak tahu kalau namanya disingkat atau diganti dengan julukan lain mungkin dia akan kurang nyaman jika ada yang kurang nyaman dihatinya mengenai singkatan atau julukan namanya. Namun lagi, jika memang baik singkatan atau julukannya dan mengena di hati, maka sang teman kita inipun akan merasa senang.

Kembali pada hal yang ingin dibahas seperti pada judul tulisan ini. Nama seorang wali besar disingkat dengan nama yang beliau mau atau tidak disingkat demikian, mungkin jika singkatan nama tersebut telah ada sejak jaman beliau masih hidup dan beliau ridho akan hal tersebut mungkin pandangannya berbeda. Namun sekarang, nama beliau disingkat dengan tanpa sepengetahuan beliau (atau mungkin saya kurang tahu apakah ada yang menemui beliau dan meminta ijin akan hal ini). Memang singkatan namanya cukup bagus, yakni mendekati atau hampir sama dengan sebuah nama di Asmau-l-Husna.