Referensi Wisata Mandiri di Nusa Dua dengan Melia Bali

Butuh Referensi Wisata di Bali? Menikmati surga kecil bernama Nusa Dua tanpa bantuan agen travel? Sangat mungkin! Referensi Objek Wisata di Bali cukup banyak, namun perlu memilih yang tepat dan cocok bagi kita. Jika Anda berencana melakukan perjalanan wisata ke Nusa Dua secara mandiri, referensi di bawah ini mungkin dapat membantu Anda.

Manjakan Diri dengan Kemewahan Melia Bali

Nusa Dua memang tekenal sebagai destinasi wisatawan kelas atas. Kawasan ini dikelilingi oleh berbagai resort berbintang dan mewah yang terbaik. Kemewahan yang ditawarkan pun dikemas dengan keindahan konsep dan desain yang akan membuat Anda betah berlama-lama di dalamnya.

Salah satunya adalah Melia Bali, resort bintang 5 di Bali. Letaknya di kawasan prestisius BTDC Lot 1 Nusa Dua. Berdiri di lahan seluas 24 hektare, Melia Bali menerapkan konsep taman tropis yang membuat suasana menjadi sangat cantik.

Referensi Wisata di Bali - Melia Bali (dok. expedia)
Referensi Wisata di Bali – Melia Bali (dok. expedia)

Bangunannya memang terkesan agak tua, namun justru di situlah nilai lebihnya. Tentu saja, pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh pihak manajemen untuk Anda tidak berkesan ‘tua’ sama sekali.

Melia Bali memiliki 494 kamar dan 10 vila privat yang dapat Anda nikmati. Selain itu, resort ini juga dilengkapi dengan lima buah restoran yang siap memanjakan lidah dan perut Anda.

Bagi Anda yang gemar menjaga kebugaran tubuh pun tidak perlu khawatir. Melia Bali menyediakan kolam renang, pusat kebugaran, lapangan tenis, hingga penyewaan sepeda untuk berkeliling.

Tidak perlu ragu untuk menginap di sini. Nikmati nikmatnya bersantai di resort penerima Earthcheck Platinum ini dengan penawaran terbaik via Traveloka.

 

Nikmati Devdan Show, Pertunjukan Tari Kontemporer Nusantara

Untuk Referensi Wisata di malam hari, Anda bisa pergi mengunjungi Nusa Dua Theatre untuk menyaksikan Devdan Show. Pertunjukan ini merupakan pertunjukan seni tari kontemporer yang memadukan sejumlah tarian tradisional nusantara. Perpaduan budaya Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Papua ini juga menyuguhkan penampilan akrobatik.

Devdan Show tidak semata-mata menyajikan kecantikan seni nusantara ‘ala kadarnya’. Pertunjukan juga dilengkapi dengan tata cahaya profesional, efek visual berteknologi tinggi, penataan suara, bahkan efek asap yang dramatis.

Dekorasi dan penampilan penari yang dibalut pakaian tradisional terasa begitu sempurna saat dipadankan dengan iringan musik hip-hop, tari kontemporer, dan atraksi akrobatik.

Anda akan dengan mudah terbius oleh pertunjukan ini–dan tentu, Anda akan meninggalkan tempat dengan rasa puas dan decak kagum. Sayangnya, pertunjukan spektakuler ini tidak digelar setiap hari.

Dimulai dari pukul 19.00 WITA dan berdurasi selama satu setengah jam, Devdan Show hanya diadakan pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Untuk menikmati pagelaran ini pun, Anda sebaiknya melakukan reservasi lebih dulu.

Pantai di Nusa Dua (dok. Gusti Bali Tours)
Pantai di Nusa Dua (dok. Gusti Bali Tours)

Jejaki Langkah di Gugusan Pantai Terbaik

Karena Nusa Dua dikenal sebagai kawasan eksklusif Referensi Wisata, tidak banyak sembarang orang yang menjelajahinya. Kelebihannya, gugusan pantainya yang eksotis pun masih sangat terjaga. Selain itu, tidak terlalu banyaknya pengunjung membuat Anda seperti berada di pantai privat.

  • Pantai Geger

Anda mendambakan pantai dengan pasir putih, ombak tenang, dan tidak terlalu ramai pengunjung sehingga membuatnya seperti pantai privat? Jika begitu, maka Pantai Geger adalah salah satu yang harus Anda kunjungi. Air lautnya pun masih sangat jernih, belum tercemar oleh ulah usil manusia.

Jejeran payung dan bangku untuk berjemur sudah tersedia di pinggir pantai. Bagi Anda yang berjemur atau sekadar bersantai di bibir pantai dan menikmati kudapan, Anda tidak akan menemukan pedagang seperti di Pantai Kuta. Sebagai gantinya, Anda dapat menikmati sajian lezat seperti masakan laut, sajian internasional, dan variasi pasta di kafe yang ada di tepi pantai.

Anda tidak harus menikmati suasana pantai yang indah dan tenang di atas pasir putih atau di bawah naungan payung. Pantai ini juga dikelilingi tebing yang indah. Dari atas tebing sini, keindahan pantai justru akan semakin terlihat.

  • Water Blow

Anda tidak akan menjejakkan kaki di atas hamparan pasir khas pantai saat mengunjungi Water Blow. Alih-alih demikian, Anda justru menikmati ombak Samudra Hindia yang menghantam tebing ini dari balik pagar. Atau paling jauh, Anda bisa berdiri di atas bebatuan karang hitam.

Karena karang ini berbatasan langsung dengan Samudra Hindia dan minimnya pengawasan, Anda harus sangat berhati-hati dalam melangkah.

Yang menarik dari objek wisata ini adalah percikan air laut yang sangat tinggi saat menatap karang. Lokasi spesifik percikan air ini pun sebenarnya hanya pada sebuah ceruk tebing yang terletak di sisi kiri.

Selain itu, Anda juga tidak akan terus menerus bisa menyaksikan momen ini. Jika ombak tidak cukup keras, maka hantaman ombak pun tidak akan sampai memercik naik.

  • Pantai Mengiat

Selama ini Pantai Sanur identik sebagai tempat (pantai) terbaik untuk menikmati matahari terbit di Bali. Namun jika Anda sedang menikmati momen di Nusa Dua dan ingin menyaksikan matahari terbit di tempat yang indah, Pantai Mengiat adalah jawabannya. Dari Melia Bali pun, Anda hanya perlu berjalan kaki sekitar sepuluh menit.

Pantai Mengiat sebenarnya merupakan pantai nelayan. Karena itulah, jika Anda mengunjunginya pada siang hari, Anda akan menemukan jukung atau nelayan di pinggir pantai. Nelayan ini juga menyewakan perahu mereka untuk mengantar wisatawan yang ingin pergi ke lokasi snorkeling.

Museum Pasifika, museum seni terbesar di Asia Tenggara (dok. Bali Assist)
Museum Pasifika, museum seni terbesar di Asia Tenggara (dok. Bali Assist)

Referensi Wisata Puaskan Gairah Seni di Museum Pasifika

Museum yang hanya berjarak sekitar 350 meter dari Melia Bali ini disebut-sebut sebagai museum seni terbesar di Asia Tenggara. Pasalnya, museum ini menyimpan sekitar 700 lukisan dan 400 patung.

Karya seni yang dipamerkan merupakan seni dari kawasan Asia Pasifik dengan Bali sebagai sentralnya. Maka dari itu, museum ini juga disebut sebagai The Largest Asia Pacific Museum.

Waktu operasional museum ini adalah mulai pukul 10.00-18.00 WITA, setiap hari. Apabila Anda seorang penikmat karya seni, maka museum ini adalah destinasi yang tepat untuk memuaskan gairah seni Anda. Anda juga hanya akan dikenai biaya sekitar Rp50.000,00 untuk menjelajahi museum seluas 12.000m2 ini.

Nah, itulah sedikit referensi wisata bagi Anda yang ingin berlibur ke Nusa Dua tanpa bantuan agen travel. Semangat Berpackeran atau jalan-jalan. Semoga tulisan ini membantu dan tak membuat Travelling kesasar, hehe…  Enjoy and Happy Traveling, wanderlust!

Your email address will not be published. Required fields are marked *