Seru! Food Blogger Gathering di HokBen Soekarno Hatta Malang

Sehari sebelum Indonesia Community Day atau ICD, ada acara Influencer & Food Blogger Gathering di HokBen Soekarno Hatta Malang. Acara berlangsung meriah dan seru. Berikut ulasannya…

Mengenal Sejarah HokBen

ICD berlangsung pada 5 Agustus 2018. Gelaran untuk Komunitas se-Indonesia ini berlangsung di Malang tepatnya Taman Krida Budaya Jawa Timur. Sehari sebelum acara komunitas ini, HokBen membuat acara Influencer & Food Blogger Gathering di HokBen Soekarno Hatta Malang.

Para Influencer-Blogger Malang raya hadir. Ada pula rekan Blogger luarkota seperti Surabaya, Madiun hingga ada pula Jakarta. Rekan-rekan luar kota ini hadir untuk memeriahkan acara ICD, karena acara HokBen berlangsung sehari sebelumnya mereka pun bisa ikut.

Acara dimulai jam 10 pagi dengan mbak Irma Wulansari dari Divisi Komunikasi HokBen menjelaskan tentang HokBen. Dimulai dengan Sejarah perusahaan HokBen yang berdiri pertama kali 18 April 1985 di Jakarta di bawah lisensi PT Eka Bogainti.

Foto Restoran Hokben Pertama Kali Jakarta (dok. HokBen)
Foto Restoran Hokben Pertama Kali Jakarta (dok. HokBen)

Restoran pertama hadir di daerah Kebon Kacang, DKI Jakarta. Kemudian pada tahun 1990 pembukaan gerai pertama di Bandung, Jawa Barat. Di daerah Jawa Barat saat ini ada 25 gerai yang tersebar di berbagai lokasi.  Gerai yang terbaru adalah HokBen Transmart, Cirebon.

Pada tahun 2005 HokBen membuka gerai pertamanya di Surabaya, Jawa Timur. Ada 11 store HokBen yang tersebar di berbagai lokasi di Surabaya dan Malang. Salah satunya yang tempat Influencer & Food Blogger Gathering di HokBen Soekarno Hatta Malang.

Tahun 2007 merupakan tahun bersejarah bagi HokBen. Pada tahun ini HokBen mulai merambah pelayanan pelanggan yang lebih besar. Dengan adanya peluncuran Call Center & HokBen Delivery, pelanggan bisa cepat mendapatkan informasi hingga melakukan pemesanan menu HokBen.

Wadah online pun semakin berkembang. Pada tahun 2008 HokBen melakukan peluncuran website HokBen dengan fasilitas Pesan Online. Pada tahun ini pun HokBen memperkenalkan paket Kidzu Bento untuk anak-anak. Pangsa pasar makanan anak-anak menjadi hal yang menjanjikan.

HokBen memperoleh Sertifikat Halal pada tahun 2008 juga.  Nilai yang didapat HokBen pun cukup fantastis. Nilai A didapat HokBen. Nilai ini membuat HokBen menjadi perusahaan yang aman bagi Muslim.

Menginjak tahun 2010, HokBen membuka beberapa gerai baru di Jawa Tengah (Yogyakarta, Semarang, Solo) dan Bali. Seang tahun 2012 ada Peluncuran Hocafe. Kebutuhan masyarakat akan ngopi pun bisa diwujudkan di Hocafe. Saat ini, HokBen telah memiliki 150 gerai di Jawa dan Bali.

Hocafe Food Blogger Gathering Hokben Soekarno Hatta Malang

Tahun 2013 menjadi sejarah berdiri HokBen. Pada tahun ini adanya peremajaan dan pembaharuan Logo dari Hoka Hoka Bento menjadi HokBen. Masyarakat memang cukup mengenal HokBen sebagai singkatan Hoka Hoka Bento. Oleh karenanya, nama HokBen pun dimunculkan dengan adanya peremajaan logo.

Pada 2017 HokBen menerima kembali Sertifikasi Halal dari Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI. Sertifikat Halal ini berlalu sampai 2021. Selain itu apresiasi pada HokBen pun didapat dari berbagai pihak dengan banyaknya Awards yang diterima.

Produk Baru yang dikenalkan oleh HokBen adalah Hot Spicy teriyaki. Cita Rasa pedasnya nyaman di mulut dan buat ingin makan lagi. Produk HokBen total memiliki 382 merek terdaftar atas nama PT. Eka Bogainti. Seperti:

  • Hoka Hoka Bento
  • Obento
  • HokBen
  • Bento Xpress
  • Hhb
  • Bento Station
  • Hoka Hoka
  • Taro dan Hanako
  • Ekkado
  • Kidzu Bento
  • Tori No Teba
  • Bento Xpress
  • HokBen Delivery 500- 505

Food Blogger Gathering Hokben Soekarno Hatta Malang

 

Gambar Unik di Dinding HokBen

Ada gamabr Unik di Dinding HokBen, atau di beberapa spot yang ada di HokBen. Ternyata ini memiliki makna khusus. Tiap makna memiliki maknanya tersendiri. Secara umum menyiratkan semangat HokBen yang terbuka untuk masyarakat.

HokBen juga memiliki program CSR pada berbagai macam hal. Salah satu yang menarik adalah pemberian beasiswa untuk anak petani yang support hasil pertaniannya ke HokBen. Jadi kelebihan Salad HokBen adalah bahannya dari pertanian lokal.

Kalau di Malang, dari karangploso sampai hutan pinus (brawijaya forest) Cangar merupakan petani yang support HokBen. Untuk beasiswa pada anak petani ini mulai dari SD sampai SMA. Jumlahnya di Malang sekitar 20 anak. Program serupa juga dilaksanakan di Jakarta, Surabaya dan  Bandung.

HokBen memiliki banyak hal menarik dibaliknya. Semoga dengan dibukanya HokBen di Malang, jadi semakin banyak masyarakat yang mendapat manfaatnya. Cita Rasa khas HokBen yang ternyata didukung oleh petani-petani lokal Indonesia. [SH]

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.